Senin, 20 Mei 2019

Cara Mengola Pinjaman Dana Dengan Baik

Cara Mengola Pinjaman Dana Dengan Baik

Pinjaman dana bisa menjadi salah satu bantuan terbaik saat Anda membutuhkan uang cepat. Kondisi darurat seperti penghentian kerja sepihak, mengalami musibah kecelakaan atau kebutuhan mendesak lain membuat Anda wajib memiliki dana darurat. Bagaimana jika tabungan tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan tersebut? Anda jelas wajib mempertimbangkan pinjaman yang bisa membantu mengatasi permasalahan. 

Memahami kebutuhan sebelum mengajukan pinjaman dana 

Dewasa ini, kemudahan mengajukan pinjaman uang tunai langsung cair memang cukup mudah. Tak harus mendatangi bank konvensional, Anda bisa mengajukan pinjaman pada pihak non bank secara online. Agar pinjaman tidak berdampak kurang baik bagi kesehatan finansial, sebaiknya pahami betul kebutuhan dana Anda sendiri. Penggunaan pinjaman untuk kebutuhan konsumtif jelas akan membahayakan kondisi keuangan Anda nanti lho!

Pahami betul tujuan Anda mengajukan pinjaman terlebih dahulu. Jika memang kondisi begitu darurat, Anda wajib mengalokasikan dana untuk merealisasikan tujuan tersebut. Selain itu, penting sekali untuk menghitung pengalokasian dana secara maksimal. Pastikan juga Anda telah membuat perhitungan efisiensi membayar cicilan dan bunga yang diberikan sesuai jangka waktu tertentu. 

5 langkah mengatur pinjaman dana dengan optimal 

Bagaimana langkah Anda bisa mengatur pinjaman dana dengan baik? Ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan agar dana bisa dialokasikan secara optimal berikut ini. 

1. Tetapkan tujuan awal penggunaan 

Mengajukan pinjaman tentu harus sesuai dengan tujuan awal Anda. Apakah Anda membutuhkan uang cepat untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak atau sarana investasi? Jika Anda memang meminjam dana untuk kebutuhan bisnis seperti menambah ruko baru atau mengembangkan strategi pemasaran yang lebih baik, maka fokuskan alokasi dana pinjaman sesuai kebutuhan. 

2. Memisahkan dana pinjaman dengan kebutuhan pribadi 

Kesalahan seseorang yang meminjam uang tunai adalah penggunaan yang tidak sesuai perhitungan awal. Mencampurkan uang pinjaman dengan dana pribadi jelas hal yang tidak disarankan. Pasalnya, Anda bisa saja tidak membuat pencatatan dengan baik sehingga dana pinjaman tidak teralokasikan secara maksimal malah digunakan untuk kepentingan pribadi.

3. Mengupayakan cara membayar cicilan secara konsisten 

Sebelum mengajukan pinjaman, Anda tentu memiliki pertimbangan cara membayar cicilan dan bunga angsuran setiap bulan. Apakah Anda hendak mengambil sebagian dari nilai gaji atau keuntungan usaha? Jangan menggunakan uang sisa pinjaman yang tidak terpakai untuk membayar hutang ya! 

Agar keuangan Anda tetap stabil dan teralokasikan tepat sasaran, sebaiknya Anda menggunakan dana pribadi atau keuntungan usaha untuk membayar hutang. Tips mengelola gaji agar bisa membayar hutang sekaligus memenuhi kebutuhan pribadi adalah memastikan angsuran hutang Anda hanya sebesar 30 persen dari total gaji setiap bulan. Jadi, Anda harus mempertimbangkan kemampuan diri sebelum mengajukan pinjaman ya!

4. Mencatat seluruh cashflow

Cashflow atau arus kas dalam keuangan sangat penting sehingga Anda harus mencatat daftar pemasukan dan pengeluaran. Mencatat arus kas secara rapi akan membantu Anda menganalisa keuangan setiap bulan. 

Anda bisa menetapkan daftar mana yang harus dikurangi agar keuangan tetap stabil. Kalau memungkinkan untuk menambah penghasilan tambahan, kenapa tidak? Siapa tahu Anda bisa memiliki tabungan lebih banyak selain membayar cicilan per bulan. 

Pembuatan pembukuan arus kas setiap bulan bisa membantu Anda menghitung sisa pinjaman, bunga dan sisa tenor pembayaran. Anda juga bisa melihat bagaimana perkembangan keuangan atau tabungan Anda. Jika memiliki bisnis tersendiri, Anda bisa memantau langsung progress bisnis dari arus kas bulanan ini. Setidaknya Anda bisa melihat bagaimana efektifitas pinjaman dana berpengaruh pada kemajuan usaha. 

5. Melunasi pembayaran lebih awal 

Jika usaha Anda lebih maju atau memiliki dana lebih banyak, melunasi pembayaran sejak awal bisa menjadi pilihan lebih baik. Orang yang tidak memiliki hutang jelas tidak memikirkan tekanan psikologis akibat pinjaman tersebut. Anda bisa segera lepas dari lilitan hutang dengan lebih cepat. 

Namun, keuangan yang kurang stabil memungkinkan Anda untuk tetap membayarkan cicilan dan bunga setiap bulan sesuai tenor yang disepakati. Selama tidak mengganggu keuangan Anda, cicilan per bulan yang ringan tidak akan begitu membebani finansial, kok.  

Cara Mengola Pinjaman Dana Dengan Baik

Bisakah berhutang membuat Anda menjadi lebih kaya? 

Hutang identik dengan hal yang negatif sebab bisa berpengaruh pada finansial Anda. Sebaiknya Anda segera mengubah stigma negatif tersebut dengan pandangan pinjaman dana yang baik. Pinjaman bisa membantu Anda menjadi pribadi yang lebih kaya lho! Kok bisa? 

Anda harus menggunakan dana untuk kebutuhan investasi yang memiliki margin lebih besar dibandingkan cicilan per bulan. Pengembalian investasi yang besar bisa saja membantu angsuran dan bunga yang ditetapkan. Investasi apa yang bisa memberikan keuntungan maksimal? Anda bisa memilih jenis investasi logam mulia, reksadana pasar uang atau properti yang menguntungkan. Namun, Anda harus memiliki perhitungan yang tepat sebelum memulai investasi.

Nah, apakah Anda membutuhkan pinjaman dana dalam waktu cepat? Jika iya, pastikan memilih jasa peminjaman uang yang memiliki kredibilitas tinggi. Anda bisa langsung mengunjungi laman resmi https://www.cekaja.com/kredit sekarang juga. Syarat pengajuan pinjaman sangat mudah, praktis dan anti ribet. Tinggal menunggu beberapa menit saja, proses pengajuan aplikasi Anda bisa langsung dicairkan lho! Yuk, gunakan dana hutang sebaik mungkin untuk mengubah keuangan Anda menjadi lebih baik!

1 komentar: